Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Seni Rupa

Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Seni Rupa. Sudah bukan hal baru lagi, jika pesona pulau dewata lekat dengan seni yang beragam. Terlebih dengan seni rupa yang turut menjadi perhatian dunia. Banyak galeri seni yang memajang karya-karya seniman lukis yang terkenal hingga bermunculan seniman muda lainnya. Perkembangan Seni Rupa di tanah air juga tersebar ke wilayah pulau Jawa. Kota Yogyakarta juga menjadi salah satu pusat berkumpulnya seniman seni rupa. Sama halnya dengan Bali yang menawarkan banyaknya pilihan seniman yang membanggakan.

Melihat potensi pasar yang sudah  mencapai level dunia ini, tidak menutup kemungkinan pertumbuhannya akan semakin pesat. Para kolektor akan dengan sangat terbuka mencari dan berburu karya seperti lukisan dan bentuk seni rupa lainnya bahkan ke pelosok. Pemerintah memalui Kemenparekaf kembali melihat geliat sub sektor ekonomi kreatif Seni Rupa ini pasca covid-19. Forum dan acara level internasional dengan reputasi baik beberapa kali telah digelar. Bahkan lebih dari 160 pelaku ekonomi kreatif dari bidang seni rupa Indonesia ikut terlibat di dalamnya.

Kehadiran galeri seni di ibu kota negara, Jakarta ini juga turut berkontribusi bagi perkembangan sup sektor ekonomi kreatif seni rupa ini. Sebut saja Museum Modern and Contenporary Art in Nusantara (MACAN) yang bertengger di bilangan kebun jeruk. Ada beberapa galeri seni lainnya yang juga tersebar di kawasan metropolitan ini. Tercatat ada 7 museum dan galeri seni kekinian di Jakarta. Selain Museum MACAN, masih ada yang lain seperti Galeri Seni Hadiprana, Nadi Galllery, RUCI Art Space, CAN’S Gallery, Edmin’s Gallery, Dia.lo.gue, dan Art:1 New Museum.

Keberagaman dari aliran karya seni rupa juga turut mewarnai khasanah keilmuan di bidang ini. Sering kali konsistensi seniman dalam mengekspesikan hasil karyanya menjadi sebuah komitmen dalam diri. Namun tidak menutup kemungkinan akan pergeseran aliran yang menambah ciri khas sebagai identitas suatu karya. Hal ini bisa dilihat lebih dalam melalui galeri yang disebutkan di atas. Jadi, selagi pergerakan pandemi Covid 19 ini sudah semakin berkurang, mari kunjungi museum dan galeri seni terdekat.

Artikel
Lainnya

sucsess stories

Deduksi Keilmuan : Deskripsi Deduktif

Oleh Dr. Daduk Merdika Mansur | Peneliti Human Resource Development Deduksi Keilmuan : Deskripsi Deduktif (Lanjutan Series Part Sebelumnya ). Perilaku Deduktif adalah cara berpikir yang

Read More »
fashion

Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Fashion

Begitu dinamisnya tren tersebut saat ini, membuka peluang besar bagi perkembangan sub sektor ekonomi kreatif ini. Terlebih dengan pangsa pasar usia produktif 17-25 tahun yang tertarik

Read More »
beasiswa-aperti

Beasiswa APERTI BUMN 2022 Resmi Dibuka

BANDUNG, (11/06) Beasiswa Aliansi Perguruan Tinggi BUMN (APERTI BUMN) yang terdiri dari Delapan perguruan tinggi berafiliasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi dibuka. Program beasiswa

Read More »

No Comments on Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Seni Rupa

Leave A Comment