Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Advertising

advertising

Sebelumnya televisi dan koran dikenal sebagai media mempromosikan sebuah produk atau perusahaan. Meski keduanya masih digunakan, tapi dampaknya sudah tidak sekuat dulu. Kini, sering kita dengar istilah Digital Advertising. Yang merupakan era baru dalam memasarkan produk dan jasa mengandalkan platform digital yang semakin menjamur.

Digital Advertising memberikan dampak yang lebih kuat untuk promosi. Hal ini tak lain berkat kehadiran teknologi yang semakin canggih dalam kehidupan manusia. Menggunakan teknologi, manusia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk terhubung dengan orang lain, mencari informasi, bekerja, dan berbagai kegiatan lainnya.

Sebagai contoh pemanfaatan iklan melalui social media. Mulai dari facebook, instagram dan bahkan yang terbaru melalui tiktok. yang banyak sekali digunakan oleh industri saat ini. Selain dapat disesuaikan dengan sasaran market yang tepat, efisiesi biaya yang cukup dapat menekan budget bila di bandingan dengan periklanan secara konfensional yang cenderung lebih mahal dan kurang efektif.

Untuk memproduksi iklan yang tepat sasaran dan juga menarik calon customer tentu saja membutuhkan bakat dan juga teknologi di dalamnya. Hal ini tidak lepas dari peran talent industri kreatif yang identik dengan ide dan gagasan terbaru. Sehingga kolaborasi antar keduanya akan menghasilkan perputaran ekonomi yang mendukung pergerakan pemerintah dalam menggenjot sektor ekonomi kreatif saat ini.

Sampai saat ini, iklan masih menjadi medium paling efisien untuk memublikasikan produk dan jasa. Potensi industri ini pun tak perlu diragukan lagi. Pertumbuhan belanja iklan nasional bisa mencapai 5-7% setiap tahunnya. Ditambah lagi, iklan mempunyai soft power berperan dalam membentuk pola konsumsi, pola berpikir, dan pola hidup masyarakat. Oleh karena itu sangat penting apabila sub sektor ini dikuasai oleh SDM lokal.

Kemenparekraf pun akan menyediakan fasilitasi terkait dengan penguatan SDM lokal, mengatur kebijakan pembatasan investasi asing di industri iklan Indonesia, memperkuat otoritas dewan periklanan Indonesia, dan pembatasan penayangan iklan adaptasi dari regional atau global. Kemenparekraf melihat masih ada banyak ruang yang bisa dikerjakan untuk sub sektor ini

#ittelkomjkt https://ittelkom-jkt.ac.id

JAKARTA BARAT WEATHER

Artikel
Lainnya

digital

Prospek Digital Economies Indonesia

Seperti yang diketahui bahwa E-commerce merupakan sektor bisnis yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk melakukan transaksi pembelian dan penjualan produk atau jasa secara elektronis.

Read More »
aplikasi

Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Aplikasi

Sub Sektor Ekonomi Kreatif Aplikasi. Seiring dengan meningkatnya penggunaan gawai oleh masyarakat yang tentu saja melalui Smartphone yang berlomba-lomba menampilkan fitur menarik. Hal ini tak lepas

Read More »

No Comments on Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Advertising

Leave A Comment