Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Arsitektur

arsitektur

Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Arsitektur . Berbicara tren, arti kata tren selalu identik dengan perubahan dan dinamisme, sehingga seolah-olah tidak ada yang abadi. Bahkan dalam hubungannya dengan tren arsitektur sekalipun, selera manusia tampaknya sangat kontekstual dalam hal tahun dan musim. Oleh karena itu, bahkan pada tahun 2022 tren arsitektur berubah dari tahun ke tahun.

Tren arsitektur pada tahun 2022 ini membuat perbedaan besar dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini menitik beratkan beberapa hal salah satunya masalah penggunaan ruang. Jika 2021 cenderung meninggalkan ruang kosong, 2022 sebaliknya, menggunakan ruang kosong. Lantas seperti apa tren arsitektur 2022 yang banyak dicari orang saat ini, termasuk menjadi perhatian para arsitek?

Secara konseptual, ada tiga tren tersebut di tahun 2022. Dimulai dengan ruang multifungsi. Ini berfokus pada konsep ruang, yang dapat memiliki fungsi ganda yang bahkan tidak konsisten. Misalnya, ruang makan yang juga merupakan ruang kerja. Hal ini sejalan dengan kecenderungan maraknya Work From Home, karena ruang makan yang dulunya berfungsi ganda sebagai tempat kerja. Sampai dengan Fokus Pada Tekstur dan Elemen Natural & Fun Foyer

Peran arsitektur di Indonesia sangat penting. Secara budaya, keragaman bentuk bangunan daerah pedesaan dan daerah merupakan ciri khas negara Indonesia dengan budayanya yang majemuk. Di sisi lain, arsitektur juga berperan dalam meletakkan fondasi kota untuk berkembang. Karena potensinya yang sangat besar, Kementerian Pariwisata Industri Kreatif memasukkan arsitektur pada sub sektor yang perlu dikelola lebih serius.

Subsektor saat ini menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah kekurangan arsitek Indonesia. Menurut anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), jumlah arsitek Indonesia hanya 15.000, jauh lebih sedikit dari 250 juta orang Indonesia. Tantangan lainnya adalah pengembang besar menggunakan jasa arsitek asing daripada arsitek dalam negeri. Namun demikian, peran seorang arsitek sangat dibutuhkan untuk mengembangkan sarana dan prasarana Indonesia. Arsitektur merupakan bagian penting dari perkembangan industri dalam negeri yang sedang bertransisi dari ekonomi berbasis sumber daya ke ekonomi berbasis pengetahuan. Arsitek kini memulai inovasi dalam produk arsitektur yang menyiratkan karakteristik budaya dan kearifan lokal.

#ittelkomjkt https://ittelkom-jkt.ac.id

JAKARTA BARAT WEATHER

Artikel
Lainnya

digital

Prospek Digital Economies Indonesia

Seperti yang diketahui bahwa E-commerce merupakan sektor bisnis yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk melakukan transaksi pembelian dan penjualan produk atau jasa secara elektronis.

Read More »
aplikasi

Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Aplikasi

Sub Sektor Ekonomi Kreatif Aplikasi. Seiring dengan meningkatnya penggunaan gawai oleh masyarakat yang tentu saja melalui Smartphone yang berlomba-lomba menampilkan fitur menarik. Hal ini tak lepas

Read More »

No Comments on Sub Sektor Ekonomi Kreatif : Arsitektur

Leave A Comment